Jumat, 15 Maret 2013

DPRD Bekasi Sidak Rencana Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga batu Bara


BEKASI Beritakita.com. – Komisi C DPRD Kab.Bekasi melakukan Inpeksi mendadak ke Lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Batu Bara (PLTB) milik PT.Cikarang Listrindo berada di Kampung Pasar Emas Desa Muara Bakti Kecamatan Babelan itu berada di Situs Buni maupun membuat resah masyarakat karena banyak bangunan rumah milik warga rusak terkena dampak dari pembangunan.

Komisi C DPRD Kabupaten Bekasi, yang menangani soal pembangunan, Kemarin Kamis (14/3) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Batu Baru (PLTB) Sidak para anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Komisi C diantaranya Taih Minarno, Aef Sefullah dan Mustakim Marzuki, terkait adanya keluhan warga sekitar .

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Komisi C tersebut, sesampainya di lokasi tercengang karena Lokasi tersebut ternyata berada jauh dari pemukiman penduduk dan berada di tengah areal lahan pertanian dan tidak jauh dengan sungai Cikarang Bekasi Laut (CBL)

“Kedatangan kami kesini, karena adanya keluhan dari beberapa warga yang juga ramai diberitakan soal pembangunan PLTP yang dikerjakan oleh PT.CL dituding telah merusak situs peninggalan purbakala yang ada di baerah buni ini. Untuk itu anggota dewan akan memanggil ahli situs untuk mengkaji. Apakah jarak antara proyek tersebut harus berjarak 500 meter dari pembangunan atau tidak,” kata Taih Minarno, disela-sela kunjungannya.

Lebih lanjut menurut Ta’ih, pihaknya berjanji akan terus memantau dan mengkaji soal keberadaan situs buni yang selama ini diributkan oleh warga karena adanya pembangunan PLTB yang diduga merusak situs tersebut. Dirinya mengatakan, sampai saat ini belum diketahui titik dari tempat situs buni tersebut berada.

“Apabila sudah diketahui dimana titik situs buni tersebut berada,kami akan meminta kepada pihak PT CL untuk melakukan pelestarian dari situs buni dan pelestarian alam yang ada diwilayah ini. Sebab, bagaimanapun, hal itu merupakan kewajiban pihak PT CL untuk melakukannya,” tuturnya

Untuk itu DPRD Kab.Bekasi maupun masyarakat sangat mendukung rencana PT Cikarang listrindo dalam membangun PLTB. Dukungan tersebut setelah dirinya menanyakan kepada warga Babelan yang menyambut kehadiran PT Cikarang Listrindo. Bahkan dukungan itu disampaikan oleh Sasmita salah satu tokoh masyarakat.

Taih Minarno juga menambahkan, dirinya memintapihak PT CL untuk memperhatikan keluhan dari warga setempat, seperti misalnya jalan-jalan yang selama ini dilalui oleh kendaraan proyek yang mengakibatkan rusaknya jalan-jalan tersebut, untuk segera diperbaiki. Agar masyarakat tidak menilai bahwa PT CL tidak bertanggung jawab atas rusaknya jalan tersebut.

“Kami juga meminta, agar pihak PT CL untuk selalu memperhatikan keluhan yang datangnya dari warga setempat. Sebab itu merupakan kewajiban PT CL, agar keharmonisan antara PT CL dan Warga bisa terjalin, dengan baik ” pungkasnya.

Sementara itu Head Community and Government Relation PT Cikarang listrindo, Irawan Eddianto menyatakan bahwa PT CL akan bersinergi dalam pemberdayaan masyarakat Desa Muara bakti dan Buni Bakti melalui program Corporate Social responsibility, agar sinergi berhasil komunikasi antara PT CL dan masyarakat akan terus ditingkatkan dalam forum silaturahmi.

Seperti yang pernah dilakukan sebelumnya pernah diwujudkan dalam bentuk bantuan banjir , pasca banjir memberi pengobatan massal di Desa Muara bakti dan Buni Bakti yang melibatkan PT CL dan masyarakat.
Masalah Analisisi Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) PT. Cikarang Listrindo yang saat ini tengah melakukan pematangan lahan untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Batu Bara (PLTB) di Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, mengaku sedang mengurus nya surat ijin tersebut di Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Bekasi.

Hal itu diungkapkan Head Of Comunitty and Goverment Relation PT. Cikarang Listrindo, Irawan Eddianto, , disela-sela acara inspeksi mendadak (sidak) Komisi C DPRD Kabupaten Bekasi ke lokasi proyek pembangunan PLTB yang tengah dikerjakan oleh PT CL tersebut mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih menunggu keluarnya izin rekomendasi Amdal, terkait pembangunan PLTB dari Pemkab Bekasi.

“Sampai saat ini kami masih menunggu keluarnya surat rekomendasi tentangamdal dari Pemkab Bekasi,” katanya.

Menurut Irawan Eddianto, pengajuan terhadap Amdal PLTB tersebut, sudah diajukan sejak sebulan yang lalu, dan sampai saat ini tinggal menunggu turunnya rekomendasi perijinan Amdal tersebut. “Sambil menunggu surat tersebut dikeluarkan oleh Pemkab Bekasi, proyek pengerjaan PLTB tetap berjalan,” terangnya.

Dikatakan, dirinya membantah adanya tudingan bahwa pembangunan PLTB yang dibangun oleh PT. CL tersebut tidak memiliki Amdal. Sebab, dalam setiap pengurusan perijinan membutuhkan proses dan tahapan yang sesuai dengan prosedur yang ada. “Bukannya kita tidak memiliki Amdal. Namun sedang dalam proses. Sedangkan proses untuk pembuatan amdal tersebut membutuhkan waktu dan tahapan sesuai prosedur yang ada. Jadi tidak benar kalau kita tidak memiliki Amdal,” tegasnya.( Yono)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar